Kamis, 30 Juni 2011

Almat Media di Indonesia

Berita Asing

1. AFX-ASIA
Jl Indramayu No 18 Jakarta 10310.
Telp. : 021- 3160780
Email : afxasia@cbn.net.id

2. AGENCE FRANCE PRESSE (AFP)
Jl. Indramayu No 18, Jakarta 10310.
Telp. (021) 3160780, 336082
Email : bestrade@cbn.net.id

3. ALGEMEEN NETHERLAND PERSBERAU (ANP)
Jl. Kebon Kacang 35 No 4, Jakarta 10240.
Telp. (021) 3141984
Email : britsins@cbn.net.id

4. ASSOCIATED PRESS (AP)
Detchce Bank Bldg, lt 14
Jl. Imam Bonjol No 80 Jakarta 10310
Telp. (021) 39831269
Email : gspencer@agp.org

5. AUSTRALIAN ASSOCIATED PRESS
Detchce Bank Bldg, lt 14
Jl. Imam Bonjol No 80 Jakarta 10310
Telp. (021) 39831262, 39831263
Email : aapkaren@cbn.net.id

6. BERNAMA
Wisma Antara, lt 19
Jl. Merdeka Selatan No 17 Jakarta 10110
Telp. (021) 3857626

7. DEUTCHE PRESS AGENTUR (DPA)
Istana Harmoni Apartment 19J
Kompleks Harmoni Blok B26-27 Jakarta
Telp. (021) 6305644
Email : mailto:aapkaren@cbn.net.id

8. EFE SPANISH INTE. AGENCY

Jl. Penjernihan V/No 1 Pejompongan, Jakarta.
Telp. (021) 5722233

9. GEASSOCIERDE PRESS DIENSTEIN (GPD)
Jl. Prapanca Raya No 12 A, Kebayoran Baru
Jakarta 12150.
Telp. (021) 7250815
Email : theohaer@indosat.net.id

10. JIJI PRESS
Wisma Kyoei Prince Lt 7, suite 705
Jl Sudirman Kav 3 Jakarta 10220
Telp. (021) 5723309

11. KYODO TSUSHIN NEWS AGENCY
Wisma Antara Lt 16
Jl Merdeka Selatan No 17, Jakarta 10110
Telp. (021) 3802810, 3840113
Email : kyodojkt@rad.net.id

12. MIDLE EAST NEWS AGENCY (MENA)
Jl. Pulomas Barat 5A No. 1 Jakarta
Telp. (021) 4894839

13. NIHHON HOSO KYOKAI (NHK)
Wisma Nusantara Lt 14
Jl MH Thamrin No 59, Jakarta 10350
Telp. (021) 330174, 333909
Email : nhkjkt@rad.net.id

14. REUTERS
Wisma Antara Lt 17
Jl Merdeka Selatan No 17, Jakarta 10110
Telp. (021) 3846364, 3845012
Email : Jakarta.newsroom@reuters.com

15. VIETNAM NEWS AGENCY
Jl. Sawo No 20, Jakarta
Telp. (021) 326261
Email :vnajak@indosat.net.id

16. XINHUA NEWS AGENCY
Jl. Pandeglang No 44 Jakarta
Telp. (021) 2305753

Sumber : Media Directory Pers Indonesia 2006.


Alamat Redaksi Media Nasional


1. ANTARA
Wisma ANTARA Lt 19-20,
Jl Medan Merdeka Selatan No. 17, Jakarta 10110
Telp. (021) 3459173, 3802383, 3812043, 3814268.
Fax. (021) 3840907, 3865577
Email : redaksi@antara.co.id,
letter@antara.co.id,
newsroom@antara.co.id

2. BERITA KOTA
Delta Building Blok A 44-45,
Jl Suryopranoto No 1 – 9 Jakpus 10160.
Telp. (021) 3803115.
Fax. (021) 3808721
Email : berikot@biz.net.id

3. BISNIS INDONESIA
Wisma Bisnis Indonesia, Lt 5 – 8,
Jl. KH Mas Masyur No. 12 A Jakpus 10220
Telp. (021) 57901023.
Fax. (021) 57901025
Email : redaksi@bisnis.co.id.
SMS : 021-70642362

4. DETIK.COM
Aldevco Octagon Building - Lantai 2
Jl. Warung Buncit Raya No.75, Jakarta Selatan 12740
Telp. (021) 794.1177.
Fax. (021) 794.4472
Email : redaksi@staff.detik.com

5. HARIAN TERBIT
Jl. Pulogadung No. 15,
Kawasan Industri Jaktim 13920.
Telp. (021) 4603970.
Fax. (021) 4603970
Email : terbit@harianterbit.com.
Sms Korupsi : 0817-9124842

6. SENTANAJl. Rawa Teratai II/6, Kawasan Industri
Pulo Gadung, Jakarta Timur 13930.
Telp. (021) 4618318
Fax. (021) 4609079
Email : redaksi_sentara@plasa.com,
harianumumsentana@yahoo.com

7. INDOPOS
Gedung Graha Pena Indopos,
Jl Kebayoran Lama No 12 Jakarta.
Telp. (021) 53699556.
Fax. (021) 5332234
Email : editor@indpos.co.id,
indopos@jawapos.co.id.
Sms Anti Korupsi : 08121945429

8. INVESTOR DAILY
Jl. Padang No. 21 Manggarai, Jakarta Selatan.
Telp. (021) 8311326-27,
Fax. (021) 8310939
Email : koraninvestor@investor.co.id

9. KOMPAS
Jl. Palmerah Selatan No. 26-28, Jakarta 10270
Telp. (021) 5347710/20/30, 5302200.
Fax. (021) 5492685
Email : kompas@kompas.com.com

10. KORAN TEMPO
Kebayoran Centre Blok A11-A15,
Jl. Kebayoran Baru Mayestik, Jakarta 12240
Telp. (021) 7255625.
Fax. (021) 7255645, 7255650
Email : koran@tempo.co.id,
interaktif@tempo.co.id

11. MEDIA INDONESIA
Kompleks Deta Kedoya,
Jl. Pilar Raya Kav. A-D, Kedoya Selatan, Jakarta Barat.
Telp. (021) 5812088.
Fax. (021) 5812102, 5812105
Email : redaksi@mediaindonesia.co.id,
Opini : redaksimedia@yahoo.com

12. NON’STOP
Graha Pena, Lt 8 – 9,
Jl. Kebayoran Lama No. 12 Jaksel 12210
Telp. (021) 53699507 ext 20 & 40.
Fax. (021) 53671716, 5333156

13. POS KOTA
Jl. Gajahmada No. 100 Jakarta 11180
Telp. (021) 6334702.
Fax. (021) 6340341, 6340252
Email : redaksi@harianposkota.com

14. RAKYAT MERDEKA
Gedung Graha Pena Lt 8,
Jl. Kebayoran Lama No 12 Jaksel 12210Telp.
(021) 53699507.
Fax. (021) 53671716, 5333156
Email : redaksi@rakyatmerdeka.co.id.
Sms Rakyat Merdeka : 0818167256
Email : dprm_online@plasa.com
BISNIS HARIAN
Telp. (021) 53699534.
Fax. (021) 53699534
Email. : bisnisharian@yahoo.com

15. REPUBLIKA
Jl Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510
Telp. (021) 7803747.
Fax. (021) 7983623
Email : sekretariat@republika.co.id

16. SEPUTAR INDONESIA
Menara Kebon Sirih Lt. 22
,Jl. Kebon Sirih Raya No. 17-19 Jakarta 10340.
Telp. (021) 3929758.
Fax. (021) 3929758, 3927721
Email : redaksi@seputar-indonesia.com.
SMS Sindo : 08888010000

17. SINAR HARAPAN
Jl. Raden Saleh No. 1B-1D Cikini, Jakarta Pusat 10430
Telp. (021) 3913880.
Fax. (021) 3153581
Email : redaksi@sinarharapan.co.id,
info@sinarharapan.co.id, opinish@sinarharapan.co.id

18. SUARA KARYA
Jalan Bangka Raya No 2 Kebayoran Baru Jakarta 12720
Telp. (021) 7191352 dan 7192656.
Fax. (021) 71790746
Email : redaksi@suarakarya-online.com

19. SUARA PEMBARUAN
Jl. Dewi Sartika 136 D Jakarta 13630
Telp. (021) 8014077, 8007988.
Fax. (021) 8007262, 8016131
Email : koransp@suarapembaruan.com.
Sms Forum Warga : 0811130165
E : komentarsp@suarapembaruan.com

20. THE JAKARTA POST
Jl. Palmerah Selatan 15, Jakarta 10270, Indonesia
Telp. (021) 5300476, 5300478.
Fax. (021) 5492685
Email : editorial@thejakartapost.com

21. WARTA KOTA
Jl. Hayam Wuruk 122 Jakarta 11180
Telp. (021) 2600818. Fax. (021) 6266023
Email : mailto:warkot@indomedia.com,
Sms Curhat : 081585490313
Sms Unek-Unek : 081514302389
Sms Kate Aye : 081584317364

22. KCM,
Fax. (021) 5360678,
kcm@kompas.com

23. FORUM KEADILAN
Jl. Palmerah Barat No 23C,
Jakarta Barat 12210
Telp. (021) 53670832.
Fax. (021) 53670832
Email : redaksi@forum.co.id

24. GATRA
Gedung Gatra,
Jl. Kalibata Timur IV No. 15 Jakarta 12740
Telp. (021) 7973535.
Fax. (021) 79196941 - 42
Email : redaksi@gatra.com

25. INVESTOR
Jl. Padang No. 21 Manggarai Jakarta 12970.
Telp. (021) 8280000.
Fax. : (021) 8311329, 83702249
Email : redaksi@investor.co.id

26. KONTAN
Gedung Kontan,
Jl. Kebayoran Lama No 1119 Jakarta 12210.
Telp. (021) 5357636.
Fax. (021) 5357633
Email : red@kontan-online.com

27. PROSPEKTIF
Gedung Teja Buana Lt.2,
Jl Menteng Raya No 29 Jakarta 10340
Telp. (021) 3101427.
Fax. (021) 3102310
Email : info@prospektif.com

28. SWA
Jl. Taman Tanah Abang III/23
Jakarta Pusat 10160
Telp. 3523839.
Fax. (021) 3457338, 3853759
Email : swaredaksi@cbn.net.id

29. TEMPO
Jl. Proklamasi No. 72 Jakarta 10320
Telp. (021) 3916160.
Fax. (021) 3921947
Email : tempo@tempo.co.id

30. TRUST
Jl. KH Wahid Hasyim No. 24 Menteng,
Jakarta 10350
Telp. (021) 3146061.
Fax. (021) 31464111
Email : redaksi@majalahtrust.com

31. WARTA EKONOMI
Gedung Warta, Jl Kramat IV No. 11 Jakarta 10430
Telp. (021) 3153731. Fax. (021) 3153732
Email : redaksi@wartaekonomi.com

32. LAMPUNG POST
Jl. Soekarno Hatta 108 Rajabasa Bandar Lampung
Email : redaksilampost@yahoo.com

33. RADAR LAMPUNG
Jl. Sultang Agung 18 Kedaton Bandar Lampung
Email : radar@lampung.wasantara.net.id

34. SUARA MERDEKA
Jl. Raya Kaligawe KM.5 Semarang
Email : humainia@yahoo.com

35. WAWASAN
Jl. Pandanaran II / 10 Semarang 50241
Email : redaksi@wawasan.co.id

36. BERNAS(Mimbar Bebas)
Jl. IKIP PGRI Sono SewuYogyakarta 55162
Email : bernasjogja@yahoo.com

37. KEDAULATAN RAKYAT
Jl. P. Mangkubumi 40-42 Yogyakarta
Email : redaksi@kr.co.id

38. JAWA POS
Gedung Graha PenaJl. Ahmad Yani 88 Surabaya 60234
Email :

39. PONTIANAK POS
 Email : mailto:redaksi@pontianakpost.com

41. PIKIRAN RAKYAT.
Email : rmailto:redaksi@pikiran-rakyat.com

42. KALTIM POST
Email : redaksi@kaltimpost.net

43. BALI POST
Email : balipost@indo.net.id

46. SOLO POS
Griya Solo PosJl. Adi Sucipto 190 Solo
Email : redaksi@solopos.net

47. SURYA
Jl. Margorejo Indah D-108 Surabaya
Email : surya1@padinet.com

48. SRIWIJAYA POST
Jl. Jend Basuki Rahmat 1608 BCD Palembang 30129
Email : sripo@mdp.net.id

49. RIAU POS
Jl. Raya Pekanbaru Bangkinang KM 1,5
Email : redaksi@riaupos.co.id

50. BANJARMASIN POST
Gedung Palimasan Jl. Mt. Haryono 143/54Banjarmasin, Kalsel
Email : bpost@indomedia.com

51. MANADO POST
Email : mdopost@mdo.mega.net.id

Sumber : Media Directory Pers Indonesia 2006.

Minggu, 19 Juni 2011

NEO IMPERIALISME LIBERALISME AMERIKA SERIKAT


Kritik kapitalisme AS dari pandangan seorang warga AS tentunya akan memberikan rasa penasaran yang berbeda. Termasuk rasa penasaran kita mengapa sistem kapitalisme tidak mendapat tentangan berarti dari masyarakat AS sementara pada saat yang bersamaan kapitalisme begitu dikutuk di beberapa negara.
            Chomsky memulai pandangannya tentang pilar penyokong Imperialisme ini melalui pendapat Lenin, yaitu bahwa ciri-ciri imperialisme itu ada lima hal:
1.    Konsentrasi kapital, baik dalam bentuk konglomerasi ataupun monopoli;
2.    Meleburnya kekuasaan kapital finance, industri dan birokrasi;
3.    Ekspor kapital dalam bentuk investasi-investasi industrial;
4.    Pembagian ekonomi dunia oleh perusahaan multinasional dan korporasi transnasional melalui kartel internasional;
5.    Pembagian politik dunia oleh negara-negara maju.

Samir Amin, Marxis berkebangsaan Mesir menyapaikan bahwa imperialisme bukanlah tahap kapitalisme, tetapi inhern dalam setiap ekspansi kapitalisme. Sepanjang sejarah, imperialisme telah melalui tiga tahap, yaitu:
1.    Fase pertama;
Terjadi pada masa ekspansi kapital merkantilis Eropa Atlantis yang menghancurkan benua Amerika. Dua aktor utamanya adalah Spanyol dan Inggris. Terjadi Hispano-Kristenisasi dan genosida total atas masyarakat Indian, di mana Amerika Serikat berdiri di atasnya.
2.    Fase kedua;
Terjadi pada Revolusi Industri Inggris, di mana berujung kepada penakhlukan Asia-Afrika. Penakhlukan ini berujung adanya pasar baru bagi perdagangan Eropa.
3.    Fase ketiga;
Terjadi dengan ditandainya persenyawaan halus antara menguatnya kekuatan ekonomi korporasi dengan globalisasi teknologi, informasi dan pengetahuan.
Fenomena Globalisasi;
a.    Meningkatnya kekuasaan perusahaan-perusahaan multinasional dalam perdagangan global;
b.    Revolusi informasi dan ilmu pengetahuan;
c.    Munculnya masyarakat yang berbasis jaringan (network society);
d.    Menguatnya peranan lembaga keuangan internasional;
e.    Perdagangan bebas yang melampaui negara-bangsa;

Pilar penyangga Imperialisme

1.    Demokrasi dan Pendidikan
Salah satu faktor kunci yang dipaparkan adalah lemahnya kemampuan institusi pendidikan dalam mengembangkan budaya kritis dalam masyarakat. Untuk memperkuat hipotesisnya, Chomsky mengutip beberapa hasil penelitian, salah satunya adalah studi UNICEF terbitan tahun 1993 dengan judul Child Neglect in Reach Societies yang ditulis oleh ekonom AS, Sylvia Ann Hewlett. Studi itu menyatakan bahwa sementara orang tua terlalu mempercayakan urusan pendidikan anak-anaknya kepada lembaga pendidikan formal, waktu aktual yang dihabiskan oleh orang tua untuk akrab kembali dengan dirinya bersama anak-anaknya merosot tajam dalam dua puluh tahun terakhir di negeri Anglo-Amerika. Hal ini membawa kehancuran identitas dan nilai-nilai keluarga. Juga membawa ketergantungan yang tajam terhadap televisi sebagai teman anak-anak. Juga membawa pada apa yang disebut sebagai ”anak-anak yang teryatimkan”; yaitu anak-anak yang hidup tanpa asuhan orang tua, dan ini menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya alkoholisme, penyalahgunaan obat-obatan, kriminalitas serta dampak-dampak buruk lain terhadap kesehatan, pendidikan, serta kemampuan berpartisipasi dalam suatu masyarakat yang demokratis. Kemampuan berpartisipasi ini, menurutnya, karena semakin merosot maka setiap manusia produk doktrinasi akan menjadi manusia yang apolitis. Disadari maupuntidak, mereka akan lebih mempercayakan kekuasaan kepada kalangan tertentu. Menurut Chomsky, itu semua merupakan produk dari kebijakan-kebijakan sosial yang secara sengaja dirancang demi tujuan-tujuan tertentu, yaitu untuk memperkaya kalangan tertentu, namun memiskinkan yang lain. Ketika situasi ini dikombinasikan dengan sistem tirani politik, maka terpenuhilah syarat bagi adanya masyarakat yang terjinakkan.

2.    Historical Engineering
a.    Keterampilan Rekayasa Sejarah
Dalam upaya menyebarluaskan pengaruhnya terhadap negara-negara di sekitarnya, AS seringkali menggunakan cara-cara yang akibatnya dapat memakan ”biaya kemanusiaan” yang tinggi. Chomsky mencontohkan keterlibatan media dalam melakukan rekayasa sejarah (historical engineering) utamanya keterlibatan CIA dalam mengendalikan media di AS terkait konflik politik di beberapa negara Amerika Latin (Nikaragua, El Savador, Honduras, dan Kosta Rika). Chomsky dalam buku ini ingin menunjukkan bahwa pemerintah AS yang didukung oleh media massa telah beberapa kali menyebarkan fitnah terhadap Sandinista, namun pada saat bersamaan mereka menutup-nutupi kehancuran akibat sabotase dan pembunuhan yang dilakukan oleh kelompok Contra bentukan CIA. Pemalsuan berita tersebut melibatkan beberapa surat kabar terkemuka seperti Times, New York Times, dan Washington Post.

b.    Kewajiban Tutup Mulut
Sebagai seorang Yahudi, Chomsky juga menaruh perhatian terhadap konflik di Palestina. Apa yang ia temukan di Palestina pun tak jauh beda dengan apa yang terjadi di Amerika Latin. Ia mengungkapkan bahwa kekejaman yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap para pejuang intifada’ jarang sekali yang muncul di media Israel (utamanya media massa Yahudi). Bahkan seorang pejabat resmi Kementerian Luar Negeri Israel, setelah kembali dari tugas perbantuannya dalam militer, melaporkan bahwa sebagian besar kejadian-kejadian kekerasan dan kekejaman di wilayah-wilayah konflik sama sekali tak pernah sampai ke publik.
Intervensi Amerika Serikat ke dunia ketiga, banyak menggunakan kekerasan seperti di atas. Namun Amerika Serikat memberlakukan dan menekankan perilaku membisu dan membenarkan diri atas kejahatan-kejahatan negaranya sendiri dan negara-negara kliennya, ketika kesediaan untuk menerima fakta-fakta akan menjadi penghambat atas pengembangan kekuasaannya. Hal ini program standar yang diberlakukan, yang justru berjalan sampai tingkat Pengadilan, serta Menteri Pertahanan Amerika Serikat-lah sebagai komando langsungnya. Amerika Serikat menekankan kewajiban untuk mengundang pujian dan kekaguman terhadap intelektual-intelektualnya.

c.    Pertemuan Tingkat Tinggi
Dalam pertemuan tingkat tinggi yang seperti yang dilakukan oleh Gorbachev dan Reagan, hanyalah pembicaraan yang disetujui saja yang boleh diberitakan ke publik. Berita seperti kekalahan voting kubu Amerika serikat dalam Sidang PBB, itu termasuk dilarang untuk diberitakan. Dalam pertemuan tingkat tinggi, berita yang boleh disampaikan ke publik adalah seakan-akan Reagan adalah sebagai seorang pencipta perdamaian dan semangatnya terhadap hak asasi manusia, serta capaian-capaian Reagan yang harus ditonjolkan.
Perlakuan yang tidak jauh berbeda adalah dalam konferensi Pers yang diadakan di Cruch Centre dekat gedung PBB oleh Koalisi Hak Asasi Manusia. Namun Pers di luar kubu Amerika Serikat menolak untuk mengekor terhadap Washington.

d.    Media dan Opini Internasional
Pada dasarnya tidak semua voting yang dilakukan di dalam Sidang PBB dipublikasikan secra terbuka. Hanya sebagian kecil saja yang boleh dipublikasikan. Dalam voting (pengambilan keputusan) PBB selalu saja masuk dalam kubu yang menentang resolusi. Dalam sidang PBB, mayoritas dari perwakilan dunia ketiga mulai memojokkan Amerika Serikat yang selalu selalu menolak resolusi, sehingga mereka mulai bernada skeptis dan sedih terhadap keberadaan PBB.
Mayoritas anggota PBB, mulai mengecam keberadaan lembaga ini dan lembaga internasional lainnya karena lembaga-lembaga ini sudah tidak mampu lagi bekerja sesuai harapan karena telah didominasi oleh negara sekuat Amerika Serikat. Namun Amerika Serikat tetap saja melancarkan ekspansi pasarnya ke dunia, tanpa mengindahkan putusan-putusan dalam Sidang PBB.

e.    Penghancuran Kesepakatan-Kesepakatan
Kesepakan Esquiplas, yang berisikan tentang proses demokratis dan partisipatoris, dan pluralistis untuk memajukan keadilan sosial, penghormatan terhadap hak asasi manusia, kedaulatan, integritas teritorial negaradi kawasan tersebut; dan hak tiap negara untuk menentukan secara bebas tanpa campur tangan asing, model ekonomi, politik dan sosialnya. Kesepakatan ini merupakan kesepakatan perdamaian di Amerika Tengah.
Perdamaian terhadap Nikaragua yang dituangkan dalam Kesepakatan Esquipulas, telah menggerakkan kampanye pemerintah Amerika Serikat untuk membubarkan kesepakatan tersebut dan bersikeras dengan pilihan-pilihan serangan militer, sambil dibarengi dengan teror negara yang diperlukan untuk tetap mempertahankan agar negara-negara demokrasi yang masih hijau tetap sehaluan dengan Amerika Serikat. Hal ini juga diberlakukan terhadap negara-negara lain yang masih memiliki ketergantungan terhadap Amerika Serikat.
Singktnya, Amerika Serikat selalu mengadakan pelenyapan-pelenyapan total atas fakta-fakta paling penting yang berkenaan dengan kesepakatan perdamaian, belum lagi pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan bukti dramatis dari karakter boneka dari tentara bayaran yang diselundupkan ke negara-negara lain.

3.    Demokrasi Pasar di Tengah Tatanan Neolib: Doktrin dan Realitas

Kemenangan Amerika Serikat dalam perang dingin, merupakan kemenangannya prinsip-prinsip politik ekonomi demokrasi  dan pasar bebas; yang menjadikan Amerika serikat sebagai penjaga gerbang sekaligus model teladannya.
Kekuatan struktur internal entitas-entitas korporat yang berwatak totalitarian dan sangat tidak bertanggung jawab kepada publik, justru semakin membesar sebagai buah dari kebijakan-kebijakan sosial yang berusaha mengglobalisasikan model struktur Amerika Serikat ke Dunia Ketiga.
Kawasan dunia manapun, apabila pengaruh Washington besar, justru kemajuan demokrasinya sangat kecil, sementara di mana ada kemajuan demokrasi, peran Amerika Serikat akan marginal atau negatif. Kesimpulannya adalah bahwa Amerika Serikat sesungguhnya hanya berusaha mempertahankan tatanan dasar dari masyarakat tidak demokratis dan menghindari terjadinya perubahan berbasis rakyat serta niscaya untuk menciptakan bentuk-bentuk perubahan demokratik. Amerika Serikat justru akan selalu membangun bentuk-bentuk demokrasi top-down yang tidak membahayakan struktur kekuasaan Amerika serikat dan sekutu-sekutunya.
James Madison berpendapat bahwa untuk melindungi minoritas kaum kaya dari ancaman campur tangan mayoritas kaum miskin, maka kekuasaan politik harus ada ditangan kaum kaya, orang-orang yang memiliki simpati besar dengan hak milik dan menjadi pemegang kekuasaan yang bisa dihandalkan untuk melindunginya. Sementara lapis masyarakat lain harus dimarginalkan dan dipecah-belah agar tercipta partisipasi publik yang terbatas di wilayah arena politik.
Konstitusi Amerika Serikat secara intrisik merupakan suatu dokumen aristokratik yang dirancang untuk membenarkan tendensi demokratik; dengan cara memberikan kekuasaan kepada orang-orang yang lebih “layak” dan mengecualikan mereka yang tidak kaya, yang tidak punya garis keturunan bagus, atau yang tidak punya status menonjol dari kekuasaan politik.
Uraian di atas, oleh Chomsky dipergunakan untuk membantu kita dalam memahami tentang demokrasi pasar. Demokrasi di luar negeri haruslah mencerminkan model yang diperjuangkan di dalam negeri Amerika Serikat: yaitu bentuk kontrol top-down, di mana publik cukup menjadi penonton dan tidak turut berpartisipasi dalam wilayah pengambilan keputusan, sebuah wilayah yang harus mengecualiakn orang bodoh, miskin dan rewel.

WTO
Pemerintahan Bill Clinton, menyepakati adanya WTO sebagai alat baru bagi kebijakan luar negeri, yang bisa memaksa negara-negara lain untuk mengubah hukumnya dan praktik mereka agar sesuai dengan tuntutan Amerika Serikat, yang tentu saja ingin agar negara-negara itu menyerahkan sistem komunikasi mereka, terutama kepada megakorporasi Amerika serikat dan merupakan alat untuk mengancam demokrasi yang tidak tunduk ke Amerika Serikat.

NAFTA
Tujuan lain dari NAFTA adalah mengunci langkah Mexico agar mengikuti jalur reformasi yang memungkinkannya mencapai suatu keajaiban ekonomi, yaitu keajaiban di mana investor-investor Amerika Serikat dan orang kaya di Mexico bisa mengembangkan kapitalnya; serta sementara rakyat tenggelam dalam penderitaan.

POLITIK JAMAN PERTENGAHAN


      III.        Thomas Aquinas: Teolog Merangkap Filosof

Ide revolusi sebagai otoritas publik yang mncul pertama kali disampaikan olehnya dengan alasan-alasan sebagai berikut:
1.     Terjadi penindasan oleh penguasa yang sudah melampaui batas;
2.     Terdapat pemberontakan sesusadahnya; dan
3.     Terdapat jaminan bahw arevolusi tidak akan menimbulkan kejahatan sosial yang lebih besar dari pada kejahatan sosial yang lebih besar dari pada kejahatan sosial yang ingin dihapuskannya.
Di dalam masyarkat politik, ia berpendapat bahwa sifat dasar akan ketundukan pada otoritas dikarenakan bahwa beberapa orang dilahirkan dengan kemampuan memimpin, yang lain mempunyai bakat melaksanakan berbagai fungsi dibawah arahan pejabat yang mengawasi, dan ada juga yang hanya mempunyai kemampuan mengikuti.

Bentuk pemerintahan terbaik
            Berdasarkan akan kebutuhan akan persatuan, sejalan dengan kodrat dan pengalaman, maka ia berpendapat bahwa monarki adlah bentuk pemerintahan yang ideal. Namun ia mencoba menggabungkan bentuk pemerintahan seperti disampaikan Cicero yaitu bentuk pemerintahan terbaik ada dalam negara atau kerajaan di mana satu orang diberi kekuasaan untuk memimpin semua orang, sedangkan dibawahnya terdapat orang-orang yang mempunyai kekuasaan mengatur (governing powers).  Bentuk ini terbaik, karena mencakup tiga hal yaitu:
1.     Sebagian kerajaan; satu orang yang memimpin semua orang;
2.     Sebagian aristrokrasi; beberapa orang diberi otoritas;
3.     Sebagian demokrasi; pemerintaha oleh rakyat, para penguasa dipilih oleh rakyat, dan rakyat memiliki hak untuk memilih mereka.

Pola Hukum
Aquinas mengklasifikasi hukum ke dalam empat macam, yaitu:
1.     Hukum abadi; rancangan abadi dari kebijakan Tuhan yang mengatur dan menata semua ciptaan.
2.     Hukum Alam: aturan hukum dan ketentuan yang lengkap, yang bisa ditentukan dengan pasti dan final.
3.     Hukum Manusia: hukum positif, yang dibuat penguasa atau lembaga pembuat hukum lainnya, adalah peneraapan yang rinci dari ketentuan hukum alam pada situasi tertentu.
4.     Hukum Tuhan: hukum yang diturunkan lewat wahyu melalui al-kitab, berfungsi menyempurnakan hukum alam.

POLITIK JAMAN PERTENGAHAN

      II.      Dua pedagang
Diakatakan dua pedang karena jaman ini pemikir-pemikir pada fokus terhadap konsep negara dan agama. Dalam masa ini teori politik difokuskan dalam tiga aspek, yaitu hubungan antara gereja dan negara; watak otoritas pemerintah; ide persemakmuran universal. Dari tiga aspek tersebut muncullah tiga teori politik, yaitu::
1.     Indentifikasi gereja dengan negara; yang akan menimbulkan teokrasi agama atau sipil;
2.     Oposisi keras atau pertentangan abadi pada kekuasaan, di mana kedua kekuasaan ini akan mengalami kerugian;
3.     Pemisahan dua wilayah, dengan pembagian yurisdiksi.

Dalam filsafat politik jaman pertengahan ada tiga poin pandangan utama, yaitu:
1.     Penolakan terhadap ide negara teokrasi; negara di mana pendeta menjalankan otoritas politik dan spiritual sekaligus.
2.     Pembedaan vegnum dan secordotium serta masing-masing yurisdiksinya, menjelaskan hubungan antara keduanya bersifat independent meskipun terkait erat, masing-masing mendapatkan otoritasnya dari Tuhan dan mempunyai kedudukan tertinggi dalam wilayah kekuasaan masing-masing.
3.     Kesadaran garis demarkasi antara keduanya tidak selalu bisaditetapkan secara pasti dan final; dan dalam hubungan tertentu salah satunya harus berada dalam kekuasaan yang lainnya.

Pemikir-pemikir yang lain pada jaman itu berpendapat bahwa alam semesta merupakan satu-kesatuan yang organis dengan struktur hierarki umum yang saling berhubungan dan terkait dengan penciptaan oleh Tuhan. Walaupun terkait, namun gereja dan negara, secara yuridis, terpisah dan berbeda, maka dari itu harus ada pemisahan yang tegas antara keduannya.  (Egidius Colona dan James of Viterbo serta John of Paris).

POLITIK JAMAN PERTENGAHAN


      I.        Periode Kristen Awal
Jaman pertengahan adalah jaman dimana kehidupan politik antara tumbangnya Romawi menuju Negara Rasional Modern. Seteleh kerajaan Romawi semakin despotik dan perlahan mulai melenyap, sebuah kekuatan baru yang dinamis dan revolusioner lahir dari Timur. Sekte ini mengilhami adanya perkembangan baru di dalam jaman pertengahan, yang mulai menerapkan masyarkat agama dan politik, dengan cara mensejajarkan dalam wilayah agama dan wilayah sekuler. Tentang masyarakat ada dua kesetiaan, yaitu; negara politik dengan pemerintahan dan institusi hukumnya;masyarakat universal, yaitu persaudaraan manusia yang ikatan-ikatannya lebih bersifat moral dan etis dari pada legal dan politis, serta batas-batasnya. (SENECA)

Pemikiran Politik dan Sosial kristen Awal
Agama Kristen  menarik orang-orang awam dan bangsawan, orang biasa dan bijak, pada hati dan intelek, dalam sebuah kesetaraan dengan janji akan ganjaran dan keselamatan abadi di akhirat. Sikapnya terhadap otoritas politik, menekankan bahwa hukum sipil harus ditaati, bukan hanya karena negara mempunyai kekuasaan fisik untuk melakukan pemaksaan, tetapi yang lebih penting karena ketentuannya yang sah dan mengikat kesadaran. Hal ini dilakukan karena tujuan pemerintah sipil adalah menekan kesejahteraan dan membangun kebaikan. (PAUL)
Kristen sebenarnya mengajarkan sosialis; ia menekankan kedermawanan, kesederhanaan, baik hati terhadap orang miskin dan kaum tertindas, kehidupan yang bersahaja, ketabahan dan keberanian untuk mempengaruhi kehidupan sosial dan moral.

Peran negara
Negara mengatur dan sebagai agen utama untuk menjamin ketertiban yang tenang bagi orang-orang untuk menjalani takdir, tiadanya kekacauan; merupakan harmoni yang berasal dari penataan yang benar terhadap segala sesuatu pada tempat yang semestinya. Negara merupakan kebaikan positif dalam wilayah duniawi.
Augustine dalam pemerintahannya menolak adanya keadilan dalam pemerintahan sekuler; keadilan sejati mencakup lebih dari sekedar kesediaan warga negara untuk tunduk dan patuh pada hukum-hukum manusia; keadilan harus sejalan dengan hukum Tuhan.

Ia membagi masyarakat dalam dua kelompok, yaitu:
1.     Semua orang yang disatukan oleh cinta bersama mereka terhadap hukum.
2.     Orang-orang yang lebih memilih cinta pada diri-sendiri dari pada cinta Tuhan.

Kamis, 09 Juni 2011

Sosial Demokrasi

Sosial Demokrasi

Politik Jamaan Permulaan

Politik Jamaan Permulaan

ALAMAT DEPARTEMEN REPUBLIK INDONESIA

ALAMAT DEPARTEMEN REPUBLIK INDONESIA

ETIKA SOSIAL

SOSIALISME DEMOKRASI: ETIKA SOSIAL

ALAMAT DEPARTEMEN REPUBLIK INDONESIA


DEPARTEMEN KEUANGAN RI
Alamat Situs : http://www.depkeu.go.id
Alamat Kantor : Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat
Kode Pos : 10710
Nomor Telepon : (021) 3808388, 3814324
Nomor Faksimili : (021) 3500842


DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA (HAM) RI
Alamat Situs : http://www.depkumham.go.id
Alamat Kantor : Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 6-7 Kuningan, Jakarta Selatan
Kode Pos : 12940
Nomor Telepon : (021) 5253006, 5253889, 5264280
Nomor Faksimili : (021) 5253095

DEPARTEMEN PERTAHANAN RI
Alamat Situs : http://www.dephan.go.id
Alamat Kantor : Jl. Merdeka Barat No. 13-14 Jakarta Pusat
Kode Pos : 10110
Nomor Telepon : (021) 3456184, 3812028, 3828506
Nomor Faksimili : (021) 3440023, 3828292

DEPARTEMEN LUAR NEGERI RI
Alamat Situs : http://www.deplu.go.id
Alamat Kantor : Jl. Taman Pejambon No. 6 Jakarta Pusat
Kode Pos : 10110
Nomor Telepon : (021) 3849413, 3456014, 3441508
Nomor Faksimili : (021) 3855481

DEPARTEMEN DALAM NEGERI RI
Alamat Situs : http://www.depdagri.go.id
Alamat Kantor : Jl. Merdeka Utara No. 7 Jakarta Pusat
Kode Pos : 10110
Nomor Telepon : (021) 3450058, 3842222
Nomor Faksimili : (021) 3831193

DEPARTEMEN AGAMA RI
Alamat Situs : http://www.depag.go.id
Alamat Kantor : Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3-4 Jakarta Pusat
Kode Pos : 10710
Nomor Telepon : (021) 3811679
Nomor Faksimili : (021) 3811436

DEPARTEMEN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL RI

Alamat Situs : http://www.esdm.go.id
Alamat Kantor : Jl. Medan Merdeka Selatan No. 18 Jakarta Pusat 10110
Kode Pos : 10110
Nomor Telepon : (021) 38013232, 3804242 Ext. 1408-9
Nomor Faksimili : (021) 3847461, 3846596

DEPARTEMEN KELAUTAN DAN PERIKANAN RI
Alamat Situs : http://www.dkp.go.id
Alamat Kantor : Jl. Merdeka Timur No. 16, Jakarta Pusat
Kode Pos : 10110
Nomor Telepon : (021) 3500041, 3519070
Nomor Faksimili : (021) 35100049, 3500042

DEPARTEMEN KESEHATAN RI
Alamat Situs : http://www.depkes.go.id
Alamat Kantor : Jl. H.R. Rasuna Said Blok X.5 Kav. 4-9, Blok A, 2nd Floor, Jakarta Selatan
Kode Pos : 12950
Nomor Telepon : (021) 5201587, 5201591
Nomor Faksimili : (021) 5201591

DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM RI
Alamat Situs : http://www.pu.go.id
Alamat Kantor : Jl. Patimura No. 20 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Kode Pos : 12110
Nomor Telepon : (021) 7203962, 7262805, 7247564
Nomor Faksimili : (021) 7247820

DEPARTEMEN PERINDUSTRIAN RI
Alamat Situs : http://www.depperin.go.id
Alamat Kantor : Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52-53, Jakarta Selatan
Kode Pos : 12950
Nomor Telepon : (021) 5256458, 5251149
Nomor Faksimili : (021) 5201606

DEPARTEMEN PERTANIAN RI
Alamat Situs : http://www.deptan.go.id
Alamat Kantor : Jl. Harsono RM. No. 3 Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Kode Pos : 12550
Nomor Telepon : (021) 7804086, 7804056, 7806131-34
Nomor Faksimili : (021) 7804237, 7804106, 78833066

DEPARTEMEN PERHUBUNGAN RI
Alamat Situs : http://www.dephub.go.id
Alamat Kantor : Jl. Medan Merdeka Barat No. 8 Jakarta Pusat
Kode Pos : 10110
Nomor Telepon : (021) 3852649, 3456779
Nomor Faksimili : (021) 3451657

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI RI
Alamat Situs : http://www.nakertrans.go.id/
Alamat Kantor : Jl. Jend. Gatot Subroto No. 51 Jakarta Selatan
Kode Pos : 12950
Nomor Telepon : (021) 5229285-6, 7989924, 525685-88
Nomor Faksimili : (021) 7974488, 5256559

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL RI
Alamat Situs : http://www.diknas.go.id
Alamat Kantor : Jl. Jend. Sudirman, Senayan, Jakarta
Kode Pos : 10270
Nomor Telepon : (021) 5731618, 5733128
Nomor Faksimili : (021) 5736870

DEPARTEMEN SOSIAL RI
Alamat Situs : http://www.depsos.go.id
Alamat Kantor : Jl. Salemba Raya No. 28 Jakarta Pusat
Kode Pos : 10430
Nomor Telepon : (021) 3103591 Ext. 2100-2233, 2205-17
Nomor Faksimili : (021) 3103783

DEPARTEMEN PERDAGANGAN RI
Alamat Situs : http://www.depdag.go.id
Alamat Kantor : Jl. Ridwan Rais No. 5, Jakarta Pusat
Kode Pos : 10430
Nomor Telepon : (021) 3848667, 3840138
Nomor Faksimili : (021) 3846106

DEPARTEMEN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA RI
Alamat Situs : http://www.budpar.go.id
Alamat Kantor : Jl. Medan Merdeka Barat No. 27, Jakarta Pusat
Kode Pos : 10110
Nomor Telepon : (021) 3838565, 3838102, 3838805, 386700
Nomor Faksimili : (021) 344079, 3848245

DEPARTEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA RI
Alamat Situs : http://www.depkominfo.go.id
Alamat Kantor : Jl. Medan Merdeka Barat No. 9, Jakarta 10110
Kode Pos : 10110
Nomor Telepon : (021) 3500488, 3846189, 38449931
Nomor Faksimili : (021) 3811113, 3865154