I. Negara Kota Yunani
Pemikiran politik berasal dari Yunani, yaitu bahwa manusia sebagai anggota masyarakat sipil, sebagai partisipan dalam urusan publik, sebagai pelaku kehidupan masyarakat dan sebagai dasar makhluk rasional dan moral. Ketetarikan terhadap ilmu alam, menjadikan orang berpikir tentang asal dan muasal secara serta sampai menemukan satu sains yaitu sains manusia, sebagai makhluk politik. (Thales, Parmenides, Archilles). Unit pemerintahan yang baku saat itu adalah negara kotra, terdapat berpuluh-puluh negara kota di Yunani Kuno.
Negara kota yang menonjol adalah:
1. Negara kota Athena.
Demokrasi tertinggi yang terjadi pada saat itu adalah negara kota Athena.
a. Sistem kelas sosial; ada tiga yaitu:
i. Warga Negara yang didapatkan berdasarkan keturunan secara turun menurun;
ii. Metic yaitu para pendatang yang berprofesi sebagai pedagang; dan
iii. Budak yang kehidupanya sebagai para pekerja.
b. Sistem pemerintahan.
Sistem pemerintahan dibagi dalam lembaga-lembaga yaitu:
i. Assembly (ekklesia); dipilih oleh warga negara melalui pemungutan suara, yang berfungsi sebagai pembuat hukum/aturan serta kebijakan publik yang akan dilaksanakannoleh konsul.
ii. Konsul (boule); merupakan representasi pemerintah yang dipilih berdasarkan daftar kandidat dari demes (pemerintahan lokal), sejumlah 500 orang. Tugas utama Konsul adalah sebagai steering comitee dari assembly (bertugas menyiapkan sidang-sidang assembly); dan sebagai pelaksana pemerintahan.
iii. Mahkamah; pengadilan yang terjadi adalah pengadilan rakyat, hal ini dilakukan untuk menghindari adanya suap dan intimidasi bila ada hakim perorangan.
iv. Generals; 10 orang pejabat militer yang bertugas sebagai majelis sekaligus kementerian; dipilih tiap tahun tanpa batasan periode, melalui pemilhan secara langsung.
v. Ostracisme. Untuk mengontrol supaya tidak terjadi adanya pejabat politik yang ambisius, maka Athena melembagakan ini. Lembaga ini merupakan penjara politik berupa pembuangan selama 10 tahun tanpa hak politik, sipil dan hak milik.
2. Negara Sparta.
Antitesis dari Athena adalah Sparta. Bila Athena menggunakan lembaga yang demokratis, maka Sparta menggunakan mencurahkan energinya untuk penekanan sistematik untuk kelompok subordinat dan menyiapkan dirinya bagi kepemimpinan semenanjung Yunani.
a. Sistem Kelas Sosial.
i. Sparta; yaitu warga negara yang paling ekslusif, dengan mendapatkan fasilitas penidikan militer dan perang. Didapatkan kelas ini berdasarkan kelahiran semata.
ii. Helot; yaitu para budak tani yang bertugas mengerjakan tanah pertanian, serta hasilnya dibagi dengan sparta.
iii. Perioeci; adlah penduduk kelas menengah yang diberi tugas untuk melaksanakan kegiatan ekonomi.
b. Sistem Pemerintahan
Lembaga pemerintahan terdiri dari:
i. Raja: terdapat dua raja secara turun-temurun, yang tugas dua-duanya hanya sebagai figur negara belaka.
ii. Ephorate; berfungsi sebagai perwakilan/pengontrol, sebenarnya lembaga ini paling berkuasa dalam pemerintahan, mengurusi diplomasi kepada pihak asing.
iii. Konsul/senat; yang bertugas sebagai penyupali masukan dan pertimbangan kepada ephorate.
iv. Assembly; berfungsi hanya sebagai alat voting untuk konsul untuk memutuskan masukan dan pertimbangan yang diberikan kepada ephorate.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar